24 C
Makassar
Tuesday, June 22, 2021
HomeKolomEsaiBumi Kebermaknaan (25)

Bumi Kebermaknaan (25)

SEBELUM anda meninggal, kira-kira warisan (legacy) apa yang anda akan tinggalkan untuk kehidupan setelah anda? Pertanyaan seperti ini bisa saja didasari oleh beragam alasan; sebagai tanda mata bahwa anda pernah hidup atau sebagai bagian dari jejak amal jariah anda. Mari kita lihat beberapa buah tangan orang yang bisa dijadikan sebagai legasi kehidupan mereka.

Ada orang yang membuat karya berupa tulisan, misalnya menulis buku. Pikirannya menjadi terbaca dan terkaji. Bahkan muncul aliran pemikiran dan haluan ideologi dari sebuah tulisan. Kita begitu muda menyebut tokoh-tokoh besar keilmuan yang merubah wajah dunia yang tentunya karena tulisannya. Dengan tulisannya itulah membuat mereka terus “hidup” dibenak para pembacanya.

Ada orang yang mendirikan lembaga kemanusiaan yang membuat mereka bisa terkenang, misalnya: lembaga pendidikan. Setelah meninggal, lembaganya terus berjalan dan berkembang. Lalu namanya dipakai pada lembaga tersebut sebagai kenangan terhadap inisiasi hadirnya lembaga tersebut. Setiap disebut lembaga tersebut, pasti yang terkenang adalah dirinya sebagai sosok. Keberadaan lembaga tersebut sangat indentik dengan jejak hidupnya. Mimpi-mimpi masa depannya sudah dicurahkan secara total pada lembaga tersebut, sehingga orang yang belajar di lembaga itu akan menjadi perpanjangan tangan dari obsesinya.

Ada juga orang yang membuat terobosan karya yang belum pernah ada atau belum pernah dipikirkan orang sebelumnya. Mereka adalah penemu atau pencipta, mulai dari era klasik sampai pada masa modern, era teknologi informasi sekarang ini. Mereka berhasil membuat “breakthrough” bagi dunia. Mereka bukan hanya membikin dunia tercengang dengan karyanya tetapi menyodorkan kenyamanan kehidupan yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Mereka menglobalkan manusia yang sebelumnya hanya berwajah lokal.

Anda pasti tidak kesulitan menyebut nama-nama sosok yang saya maksudkan. Sudah banyak yang berpulang tapi setiap anda menyentuh atau merasakan karyanya anda bisa saja terngiang akan pernahnya mereka hadir memberi arti pada kehidupan ini. Masih banyak cara lain yang dilakukan orang, termasuk dalam bidang olahraga dan seni. Patung-patung mereka berdiri di sudut-sudut kota di mana mereka terhargai. Jejak digital para sosok kontributif ini begitu mudah ditelusuri.

Pertanyaan saya sekarang, legasi apa atau peninggalan apa yang anda persiapkan? Anda tanya saya? Sederhana saja, hanya berharap nama saya tertulis pada pintu gerbang masuk di desa kelahiran saya.

*Hamdan Juhannis

Redaksihttps://sivitas.id
Sivitas.id adalah portal berita online berbasis kampus yang didedikasikan sebagai ruang diskursif warga kampus. Anda bisa mengirimkan tulisan anda ke email redaksi di redaksi@sivitas.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Most Popular

Recent Comments