24 C
Makassar
Wednesday, May 12, 2021
HomeSastraPuisiPuisi: Detak-Detak Sunyi

Puisi: Detak-Detak Sunyi

Gemuruh berlabuh di sebuah dermaga sepi
Tempat ingatan datang dan pergi sesuka hati
Membawa cerita lakon dari pandawa hingga kurawa
Saat angin berhenti mengibas jendela tempat kau menyimpan air mata

Aku pernah melukis matamu di atas dipan di bawah lampu temaram
Mengeja setiap inci pesona lewat kelopaknya yang mekar
Menghapus nanar di bulatan hitam yang sesekali memerah
Mengecupnya dengan jemari sambil merapalkan doa-doa

Itu memori di sepenggal purnama yang menatap penuh curiga
Saat kenangan beranjak dari pusaranya jelang tengah malam
Berhembus lewat bilik-bilik kerinduan yang mendaku
Merasuk hingga ke sekujur ingatan membasuh peluh

Detak-detak sunyi bergeming
Hempasan surgawi menepuk-nepuk tubuh yang tengah ringkih
Jarum jam membisikkan isyarat pada getir imaji
Pagar harus segera dikunci, agar jejak malam tadi tak lagi pergi tanpa permisi!

*M. Fadlan L Nasurung

Avatar
Redaksihttps://sivitas.id
Sivitas.id adalah portal berita online berbasis kampus yang didedikasikan sebagai ruang diskursif warga kampus. Anda bisa mengirimkan tulisan anda ke email redaksi di redaksi@sivitas.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Most Popular

Recent Comments