24 C
Makassar
Tuesday, June 22, 2021
HomeKabar KampusPelayanan FTK UIN Alauddin 100 Persen Publik Puas, Dekan Optimis Raih Predikat...

Pelayanan FTK UIN Alauddin 100 Persen Publik Puas, Dekan Optimis Raih Predikat WBK-WBBM

Sivitas.ID, Makassar – Hasil survei Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI menunjukkan tingkat kepuasan publik dalam pelayanan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin mencapai 100 persen puas.

Pada survei ini dilihat mulai dari 2020 hingga tahun ini. Hasilnya pelayan publik FTK UIN Alauddin menempati posisi 100 persen. Artinya pada pelayanan yang diberikan kepada publik tidak ada masalah ataupun keluhan.

Survei yang dilakukan Balitbang dan Diklat Kemenag RI merupakan rangkaian penilaian Zona Integritas (ZI) FTK UIN Alauddin dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Hasil survei ini diperlihatkan oleh Tim Penilai ZI dari Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI dalam acara penilaian pembangunan ZI FTK UIN Alauddin menuju WBK dan WBBM di Hotel Alauddin, Kamis 25 Maret 2021.

Menurut Kepala Pusat Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI Prof Askal Muin Salim, FTK UIN Alauddin, adalah pertama di wilayah Indonesia Timur masuk ZI.

“Selama ini barusan ada yang masuk ZI dari Indonesia Timur,” ungkapnya.

Melihat hasil ini dan beberapa penilaian lainnya, Dekan FTK UIN Alauddin Dr Marjuni tetap berkomitmen mewujudkan WBK dan WBBM. Bahkan dia optimis mampu meraih predikat WBK dan WBBM tersebut.

“Kami optimis mampu meraih predikat WBK dan WBBM dengan tetap berkomitmen memberikan pelayanan publik berdasarkan dengan prosedur,” terang Marjuni.

Lanjutnya, untuk melakukan perubahan menuju WBK dan WBBM maka terpenting adalah manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM dan penguatan akuntabilitas kinerja, sistem pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Dengan ini FTK berkomitmen mewujudkan ZI dengan mencapai predikat WBK terlebih dahulu selanjutnya predikat WBBM dengan melibatkan seluruh warga FTK,” pungkas Marjuni.

Dia berharap, FTK UIN Alauddin menjadi pionir WBK dan WBBM sehingga menjadi contoh fakultas lain dan universitas lain dengan tercapainya birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang kapabel, dan penyelenggaraan pelayanan publik yang prima.

Redaksihttps://sivitas.id
Sivitas.id adalah portal berita online berbasis kampus yang didedikasikan sebagai ruang diskursif warga kampus. Anda bisa mengirimkan tulisan anda ke email redaksi di redaksi@sivitas.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Most Popular

Recent Comments