24 C
Makassar
Sunday, April 11, 2021
HomeKabar KampusGandeng ACCED, Prodi MPI UIN Alauddin Gelar Workshop Service Learning-Merdeka Belajar

Gandeng ACCED, Prodi MPI UIN Alauddin Gelar Workshop Service Learning-Merdeka Belajar

Sivitas.ID, Makassar – Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar mengadakan workshop Service Learning dan Merdeka Belajar yang berkolaborasi dengan Alauddin Centre for Community Engagement and Development (ACCED) di Hotel Continent Centrepoint Panakkukang Makassar, 23-24 Februari 2022 kemarin.

Workshop ini dibuka langsung oleh Dekan FTK Dr Marjuni dengan menghadirkan dua narasumber yaitu Dr Ridwan Andi Kambau dan Syaruni Junaid. Peserta terdiri dari pimpinan fakultas, ketua prodi dan dosen lingkup FTK serta mahasiswa dari Manajemen Pendidikan Islam.

Ketua Panitia, Dr Ridwan Idris yang juga merupakan Ketua Prodi MPI menyampaikan pentingnya workshop Service Learning dan Merdeka belajar ini karena menjadi kebijakan dari Kemendikbud dan Kemenag untuk perguruan tinggi.

Ia berharap, FTK UIN Alauddin dapat menjadi pelopor program Service Learning dan Merdeka Belajar ini dalam mata kuliah dan juga dalam proses perkuliahan.

Karena ke depannya kata dia, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman tentang bagaimana membuat mata kuliah yang ada hubungannya dengan masyarakat dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Bukan hanya bermanfaat pada mahasiswa dan dosen tapi juga kepada masyarakat,” jelas Ridwan dalam keterangan tertulisnya diterima Sivitas.ID, Jumat, 26 Februari 2021.

Satriani, salah satu peserta perwakilan mahasiswa menyebut, workshop tersebut sangat bermanfaat kepada mahasiswa yang nantinya program Service Learning dan Merdeka Belajar diterapkan di FTK UIN Alauddin.

“Kegiatan workshop ini sangat berguna dan pastinya akan sangat membantu untuk kita sebagai mahasiswa di jurusan Manajemen Pendidikan Islam pada khususnya untuk dapat bisa menerapkan Service Learning ini di lingkungan universitas dan juga masyarakat,” kata Satriani yang juga merupakan Sekertaris HMJ MPI.

Apa lagi lanjutnya, program Service Learning penting untuk diterapkan pada Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tidak hanya mengejar dokumentasi sebagai bentuk pelaporan tapi juga dapat berdampak baik pada masyarakat.

“Dengan adanya service learning semua teori yang sudah didapatkan di kampus akan diterapkan disini juga dan pastinya memberikan feedback yang baik untuk masyarakat dan juga yang paling penting untuk kita sebagai mahasiswa itu sendiri,” tutup dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Most Popular

Recent Comments