26 C
Makassar
Thursday, March 4, 2021
Home Komunitas Gelar Konferensi Internasional, YPMIC Gandeng 4 Kampus

Gelar Konferensi Internasional, YPMIC Gandeng 4 Kampus

Sivitas.ID, Makassar – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas (YPMIC) bekerja sama dengan STIK Makassar, AKPER Kamanre Palopo, Akbid Kamanre Palopo dan UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan International Nursing, Health, and Research Conference (INHRC) 2020 Via aplikasi Zoom, Rabu-Kamis, (4-5/112020).

Konferensi bertema “Peace, Good Health and Well-Being to Strenghten United Nation’s Goal For Sustainable Development” ini didukung oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan beberapa pembicara yang diundang.

Yaitu dari Poltekes Kemenkes Pontianak (Dr. Kelana Kusuma Dharma, S.Kp, M.Kes), UIN Alauddin Makassar (Dr. Nur Hidayah, S.Kep.,Ns.,M.Kes), International Islamic University of Malaysia (Dr. Mohd. Said Bin Nurumal) Meiji Gakuin University Japan (Ui Shiori) Loyola College India (Dr. Gladstone Xavire, Ph.D)  Act For peace India (Dr. Florina Benoit),School of Nursing, Mahidol University Thailand (Thitipong Tankampuan, Ph.D, RN), dan General Secretary of the YWCA (Bibiche R Kankolongo)

Founder YPMIC Dr. Nur Hidayah mengatakan acara tersebut terdiri dari konferensi dan seminar. Peserta seminar terdiri dari 386 peserta dan 45 peserta oral presenter.

“Dalam kegiatan tersebut, dibagi menjadi 4 tema Maternal, Newborn and Child Health, Infectious disease and Non-Communicable Disease, Publict Health, Community and Mental Health dan Research in Science, Education and Technology, Social culture in health,” kata Nur Hidayah.

Menurut Nur Hidaya, kegiatan ini dilakukan sebagai wadah bertukar pikiran tentang kesehatan untuk mewujudkan dan meningkatkan derajat kesehatan bangsa.

Ia juga berharap, dengan adanya International Nursing, Health and Research Conference 2020 ini dapat memberikan ruang yang cukup bagi komunikasi di bidang kesehatan untuk mempercepat pencapaian SDGs.

“Mendorong dialog elitis dan kesehatan untuk mencapai tujuan SDGs, Berbagi ide, pengalaman, dan strategi untuk meningkatkan kesehatan bangsa,” tutup dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments